- Siapkan perangkat komputer atau laptop yang terhubung ke internet, kemudian buka browser dan masuk ke website Wokwi.
- Login ke akun Wokwi jika diperlukan, lalu pilih menu New Project untuk membuat proyek simulasi baru.
- Pilih board STM32 Nucleo C031C6 sebagai mikrokontroler utama yang akan digunakan pada simulasi.
- Setelah workspace terbuka, tambahkan komponen yang diperlukan dengan memilih menu Add Part. Komponen yang digunakan yaitu LDR sensor module, push button, dan servo motor.
- Letakkan komponen pada area kerja Wokwi agar susunan rangkaian rapi dan mudah dibaca.
- Hubungkan pin VCC pada sensor LDR ke pin 5V atau 3.3V pada board STM32 sesuai kebutuhan sensor.
- Hubungkan pin GND sensor LDR ke pin GND pada board STM32.
- Hubungkan pin output sensor LDR (AO/DO) ke salah satu pin input mikrokontroler, misalnya PA0 jika menggunakan pembacaan analog.
- Pasang push button pada area kerja, kemudian hubungkan salah satu kaki tombol ke pin input digital STM32, misalnya PA1.
- Hubungkan kaki tombol lainnya ke GND, lalu pada program aktifkan internal pull-up agar tombol dapat terbaca dengan baik saat ditekan.
- Tambahkan servo motor ke area kerja. Hubungkan kabel VCC servo ke pin 5V, kabel GND servo ke ground, dan kabel signal servo ke pin PWM STM32, misalnya PA8 atau pin timer lainnya.
- Setelah semua sambungan selesai, buka file program
main.cpada editor Wokwi.- Tulis program menggunakan bahasa C. Program harus berisi pembacaan sensor LDR, pembacaan tombol, serta pengaturan sudut servo menggunakan sinyal PWM.
Buat logika program:
- Jika cahaya terang, servo bergerak ke sudut 0°.
- Jika cahaya gelap, servo bergerak ke sudut 90° atau 180°.
- Jika tombol ditekan, servo berpindah posisi secara manual.
- Simpan program setelah selesai ditulis.
- Klik tombol Start Simulation atau ikon Run pada Wokwi untuk menjalankan simulasi rangkaian.
- Ubah nilai cahaya pada sensor LDR dengan menggeser slider intensitas cahaya yang tersedia pada komponen sensor.
- Amati pergerakan servo ketika kondisi cahaya berubah. Servo akan bergerak sesuai logika program yang dibuat.
- Tekan push button pada simulasi untuk menguji kontrol manual servo. Jika program benar, servo akan berubah posisi saat tombol ditekan.
- STM32 NUCLEO-G474RE — Development board berbasis ARM Cortex-M4F dengan 51 GPIO pin dan clock speed hingga 170 MHz, dilengkapi ST-LINK onboard.
Spesifikasi:
- Microcontroller : STM32G474RE (ARM Cortex-M4F)
- Operating Voltage : 3.3V
- Input Voltage (recommended) : 5V via USB atau 7–12V via VIN
- Input Voltage (limit) : 4.5V – 15V
- Digital I/O Pins : ±51 GPIO
- PWM Digital I/O Pins : Hingga 24 channel (termasuk HRTIM)
- Analog Input Pins : Hingga 24 channel ADC (12-bit / 16-bit dengan oversampling)
- DC Current per I/O Pin : Maks. 20 mA (disarankan ≤ 8 mA)
- DC Current for 3.3V Pin : Hingga ±500 mA
- Flash Memory : 512 KB
- SRAM : 128 KB (termasuk CCM RAM)
- Clock Speed : Hingga 170 MHz
- Onboard Debugger : ST-LINK V3
- Komunikasi : USART, SPI, I²C, USB, CAN FD
- Sensor LDR
Spesifikasi Sensor Cahaya LDR
1. Supply : 3.3 V – 5 V (arduino available)
2. Output Type: Digital Output (0 and 1)
3. Inverse output
4. Include IC LM393 voltage comparator
5. Sensitivitasnya dapat diatur
6. Dimensi PCB size: 3.2 cm x 1.4 cm
- Motor Servo
- Push Button
Spesifikasi Teknis Push Button Switch
Karakteristik Listrik
Rating Tegangan (Voltage): Menunjukkan batas maksimum tegangan yang bisa ditangani, misalnya 12V DC atau 250V AC.
Rating Arus (Current): Menunjukkan seberapa besar arus yang bisa dialirkan tanpa merusak kontak, biasanya berkisar antara 1A hingga 5A.
Tipe Kontak: Bisa NO (Normally Open), NC (Normally Closed), atau kombinasi keduanya (SPDT / Single Pole Double Throw).
- Rangkaian Proteus [Download]
- Program Hex [Download]
- Datasheet STM32F103C8 [Download]
- Datasheet Heartbeat Sensor [Download]
- Datasheet Resistor [Download]
- Datasheet LED [Download



Tidak ada komentar:
Posting Komentar